

PANDIH BATU – Sebagai langkah nyata dalam mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Manggala Agni Daops Kalimantan II/Kuala Kapuas melakukan edukasi ke SMA Negeri 2 Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman mendalam terkait pencegahan karhutla kepada para siswa dan dewan guru.

Kehadiran Manggala Agni sangat disambut baik oleh pihak sekolah, karna kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini, mengingat wilayah Pandih Batu merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi kerawanan karhutla pada musim kemarau.
Dalam pemaparannya, tim Manggala Agni Kuala Kapuas menyampaikan materi yang dikemas secara interaktif. Siswa mendapatkan edukasi mengenai dampak buruk pembukaan lahan dengan cara dibakar yang menyebabkan kabut asap, mengajak siswa untuk menjadi pelopor dalam melaporkan jika melihat pembakaran hutan dan lahan di sekitar lingkungan mereka.

Tidak hanya menyampaikan teori, Manggala Agni juga membawa serta beberapa peralatan pemadaman (sarpras). Beberapa siswa dibagi dalam tim dan diberikan kesempatan langsung untuk mencoba menggunakan alat semprot pemadam ringan sebagai simulasi awal penanganan api.
Apresiasi dari Pihak SekolahKepala Sekolah SMAN 2 Pandih Batu menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan oleh Manggala Agni Kuala Kapuas. Kegiatan edukasi seperti ini sangat penting agar siswa juga peka terhadap isu lingkungan di daerah sendiri.

Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan sesi penandatanganan komitmen bersama Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan, foto bersama, dan pemberian cinderamata berupa papan Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran.


