Siswa SMAN 2 Pandih Batu “Back To Nature” dalam Kegiatan Sehari Belajar dari Alam

PANDIH BATU – Jumat pagi (17/4/2026), seluruh siswa terlihat antusias mengenakan pakaian olahraga, “basahan” (istilah pakaian untuk ke sawah), caping, ada yang membawa cangkul, ada mengoperasikan traktor, membaur dengan tanah dalam kegiatan bertajuk “Sehari Belajar dari Alam”

Kegiatan ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan keterampilan bercocok tanam serta menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan hidup melalui praktik langsung di lapangan.

Program Agrotechnopreneirship Milenial ini difokuskan pada tiga bagian utama yaitu:

Pengolahan Lahan Pertanian (Sawah): Siswa diajarkan teknik penggemburan tanah dan pembibitan padi. Tanpa ragu, para siswa memegang cangkul dan belajar bahwa kesuburan tanaman dimulai dari persiapan lahan yang matang.

Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA): Di sudut lain, kelompok siswa yang mengambil ekstrakurikuler TOGA ( Tanaman Obat Keluarga) fokus menanam empon-empon seperti jahe, kunyit, dan kencur. Hal ini bertujuan agar siswa mampu memanfaatkan apotek hidup di pekarangan rumah masing-masing.

Hortikultura Modern: Fokus pada tanaman sayur dan buah, siswa mempraktikkan cara penanaman bibit unggul serta pola pemupukan organik yang ramah lingkungan.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas luar kelas, melainkan upaya membentuk karakter siswa.”Belajar dari alam mengajarkan kesabaran dan ketekunan. Di sini mereka belajar bahwa tidak ada hasil yang instan; semua butuh proses, mulai dari mengolah tanah hingga memanen hasilnya nanti.

Kegiatan “Sehari Belajar dari Alam” ini diharapkan menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dan peduli terhadap ketahanan pangan lokal.

1 komentar untuk “Siswa SMAN 2 Pandih Batu “Back To Nature” dalam Kegiatan Sehari Belajar dari Alam”

  1. Semngat anak2 ku, kalian memang keren. Banyak anak2 diusia mu yang tdk peduli dengan alam, enggan ber kotor an, tp kalian ttp happy n enjoy menjalani nya. Terimakasih atas kerjasamanya, smg kalian menjadi anak yang sukses di masa mendatang, membawa perubahan yg baik buat lingkungan sekitar, amiin

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *